
Beberapa wisatawan mancanegara dari Jepang sedang menikmati sore dengan berselancar di ujung Pantai Wedi Awu, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.
Mereka datang dari Bali secara berombongan sejak tiga hari lalu. Mukhlis, warga setempat terlihat sibuk mengabadikan aktifitas mereka untuk dokumentasi video maupun foto. "Ini untuk dokumentasi promosi wisata pantai Wedi Awu," kata laki-laki yang juga menjabat Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Purwodadi.
Sebagian besar, menurut Mukhlis, peselancar di Pantai Wedi Awu memang bukan wisatawan lokal. "Semua wisatawan mancanegara. Di Bali mungkin sudah bosan karena ramai peselancar. Kalau di sini masih sepi," jelasnya.
Ombak bagus untuk peselancar di Pantai Wedi Awu, lanjut Mukhlis, terjadi pada musim kemarau. "Selain itu pada bulan-bulan bagus menurut kepercayaan Jawa seperti saat bulan Purnama dan akhir bulan penanggalan Jawa," katanya.
Saat musim bagus, ombak di pantai tersebut bisa mencapai ketinggian tiga meter. Di pantai tersebut juga tersedia untuk peselancar pemula yakni di Pantai Lenggoksono. Pantai tersebut cocok untuk pemula, di samping ombaknya tidak terlalu tinggi, juga karena dasar pantainya berupa pasir.
"Kalau di Pantai Wedi Awu, untuk profesional, karena di bawahnya batu karang, bukan pasir," ujar Mukhlis.
| Penulis | : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal |
| Editor | : I Made Asdhiana |