beritadunesia-logo

Kampanye Merawat Kebinekaan melalui Pergelaran Wayang Kulit

Selasa,2017-10-10,10:36:25
kampanye-merawat-kebinekaan-melalui-pergelaran-wayang-kulit | Berita Positive
Dalang Ki Warseno Slank didampingi Dirjen IKP Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti berfoto sebelum wayangan di Desa Langgengharjo, Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah. Foto/Istimewa
(Berita Dunesia)
PATI - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tak henti mengampanyekan pentingnya menjaga nilai-nilai kebinekaan dan kebangsaan di berbagai daerah. Kampanye tersebut antara lain digelar dengan pertunjukan wayang kulit seperti dilakukan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (7/10/2017).

Wayangan yang berlangsung di Desa Langgengharjo, Kecamatan Juwana ini meriah karena menghadirkan dalang kondang Ki Warseno Slank. Tak hanya itu, wayangan bertema Merawat Kebinekaan Untuk Indonesia Damai dan Sejahtera ini juga mendatangkan bintang tamu seniman Yati Pesek dan Gareng asal Kota Semarang.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik  (Dirjen IKP) Kemenkominfo Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, wayangan digelar agar masyarakat di segala lapisan terus memiliki kesadaran bersama pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kebinekaan, menurut dia, merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa bagi bangsa Indonesia. Keragaman ini wajib disyukuri oleh semua warga masyarakat. 

"Juga harus dijadikan energi positif dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara yang besar, damai, dan sejahtera," ujarnya saat membuka pentas wayang.

Kebinekaan dan keragaman, lanjut Niken, merupakan potensi bangsa yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Sebab, para pendiri bangsa telah mengajarkan dan memberi contoh bahwa walaupun berbeda-beda baik agama,suku, etnis, ras, dan budaya tapi tetap bersatu

Dia juga mengakui akhir-akhir ini bangsa Indonesia tengah diuji semangat persatuan dan kesatuannya melalui mewabahnya pemberitaan dan informasi yang bernuansa fitnah dan provokasi. Ujaran kebencian dan informasi hoax setiap saat berlalu lalang di media sosial (medsos), bahkan tidak sedikit para penggunanya percaya dan ikut membagikan berita-berita  negatif tersebut.

Niken mengajak pada masyarakat di Kabupaten Pati untuk berhati-hati dalam bermedsos. "Bijak dalam menggunakan internet, jangan larut dalam menyampaikan ujaran kebencian," pintanya.

Anggota Komisi I DPR Dapil Jateng III Evita Nursanty menyampaikan bahwa keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan modal untuk membangun kekuatan bangsa. "Keanekaragaman ini harus disyukuri, salah satunya dengan merawat kebinekaan ini dengan sebaik-baiknya," katanya.

Dia  berharap masyarakat Pati untuk tidak ikut menyebarkan ujaran kebencian yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
(zik)
Berita Terkait
DUNIPEDIA - Berita Dunesia
Fitrafood
REAFO