beritadunesia-logo

Bukit Jobugujur Bakelin

Tempat wisata bukit Jobugujur Bakelin ini terletak 43 km di sebelah Timur kota Atambua, tepatnya di Desa Fulur, Kecamatan Lamaknen. Di daerah ini selain bisa menikmati pemandangan bukit Jobugujur, juga dapat dinikmati pemandangan yang terdapat di Desa Dua Rato.
Di bukit Jobugujur ini terdapat peninggalan - peninggalan yang duhulunya dipakai untuk upacara-upacara adat (ksadan). Melewati jalan Timur akan dijumpai Pos Pintu Penjagaan yang dulunya untuk ronda apabila musuh masuk lewat arah Timur.

Kemudian juga akan dijumpai satu-satunya bangunan  rumah yang berdiri di situ, yaitu Rumah Suku Mot Alun Uju. Selain itu di sisi Timur bukit ini juga akan dijumpai bongkahan-bongkahan batu tempat persembunyian ular legenda yaitu ular berkepala 12.

Melewati jalan dari Barat akan dijumpai lokasi rumah suku Kaes dan Luta. Kemudian akan dijumpai pula tempat pemabagian hasil buruan yang disebut Tubilai/Solu\'a Golu. Sampai di tempat yang tertinggi yaitu Kebot Por - Kaes Por, tempat mengintai musuh yang datang dari arah Barat dan  Selatan.Di bukit Jobugujur anda akan menjumpai tempat musyawarah (sadan mot) pada waktu itu yang disebut dengan tempat Sesurai Laholan. Selain itu akan dijumpai tempat yang dianggap keramat yaitu Gubuk Por Lek Por, tempat bersemedi/sembahyang selama 1 hari 1 malam untuk meminta sesuatu kepada Yang Kuasa. Juga akan dijumpai pula phon beringin yang dulunya untuk menggantung kepala musuh.

Walupun melewati jalan yang terjal dan curam, namun karena keindahan alamnya selama perjalanan, rasa lelah dapat  terlupakan. Selain di bukit Jobugujur, di Desa Dua Rato pun terdapat tempat pariwisata yang cukup menarik, yaitu Mata Air Kulo Giral Bol Giral, yaitu mata air laki-laki dan mata air wanita, tepatnya di Dusun Holgotok. Selain itu dapat juga dinikmati rumah adat Purbelis, tempat peninggalan-peninggalan bersejarah.

Sumber: www.atambua-ntt.go.id