beritadunesia-logo

Museum Linggar Jati

Linggajati, juga dieja Linggarjati, adalah sebuah desa di kecamatan Cilimus, Kuningan yang terletak di kaki Gunung Ceremai, antara kota Cirebon dan Kuningan. Di tempat ini dilangsungkan Perundingan Linggarjati antara Indonesia dan Belanda pada tahun 1946. Tempat diselenggarakannya Perundingan Linggarjati kini dilestarikan sebagai Museum Linggarjati.

Kata Linggajati yang menjadi nama desa ini konon terkait dengan kisah perjalanan Sunan Gunung Jati, salah satu di antara Wali Songo, penyebar agama Islam di tanah Jawa. Beberapa pendapat dan arti kata "Linggajati" di antaranya ialah :

- Menurut Sunan Kalijaga kawasan ini disebut "Linggajati" karena merupakan tempat linggih (lingga) Sunan Gunung Jati.

- Menurut Sunan Bonang nama "Linggajati" mempunyai alasan bahwa sebelum Sunan Gunung Jati sampai ke puncak Gunung Gede, beliau linggar (berangkat) meninggalkan tempat setelah beristirahat dan bermusyawarah tanpa mengendarai kendaraan, melainkan memakai ilmu sejati.

- Menurut Sunan Kudus nama "Linggajati" berasal dari kata nalingakeun ilmu sejati, karena di tempat inilah para wali songo bermusyawarah dan menjaga rahasia ilmu sejati agar tidak diketahui oleh orang banyak.

- Menurut Syekh Maulana Magribi, desa itu dinamai "Linggajati" yang berarti tempat penyiaran ilmu sejati.