beritadunesia-logo
Luvi-Techno
  

Menpar: Pokemon Menguntungkan

Jumat,2016-07-22,09:34:50
Salah satu jenis Pokemon yang langka didapati di Pokestop Pintu II Gelora Bung Karno oleh pemain Pokemon Go, Minggu (17/7/2016). Sejumlah Pokestop disebar di titik-titik tertentu yang biasanya jadi pusat keramaian, seperti Monas.
(Berita Dunesia)
JAKARTA - Demam pokemon di masyarakat ternyata dianggap positif dari segi pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya bahkan mendukung jika permainan ini dimanfaatkan untuk mendorong gairah pariwisata Indonesia.

 

"Pemerintah umumnya normatif. Biasanya yang keterlaluan memang dilarang. Kalau saya biasa saja. Kalau main-main ya main. Saya setuju dengan adanya pokemon. Dari segi Kemenpar ini menguntungkan," kata Arief di Jakarta, Senin (18/7/2016).


Ia mengatakan pokemon menguntungkan apabila dapat menunjukkan destinasi pariwisata Indonesia. "Apalagi jika diberikan reward dan publikasi," ungkap Arief.

 

Permainan pokemon kian populer dalam satu bulan terakhir. Padahal aplikasi pokemon sendiri, di Indonesia sampai saat ini masih belum diluncurkan secara resmi.


Beberapa penyelenggara mulai mengajak masyarakat berburu pokemon di obyek wisata atau gedung-gedung ternama seperti Museum Nasional, Balai Kota Jakarta, dan Mall Central Park.

 

Tak menutup kemungkinan demam pokemon akan terus meningkat dan merambah kota-kota lain di Indonesia.

 

 

 

Penulis : Silvita Agmasari
Editor : I Made Asdhiana

 

Berita Terkait
WIAPEDIA
Fitrafood
REAFO
GFS